Benarkah Ketum PPP Tengah Lobi UAS Agar tak Dukung Prabowo?

Romi. (Foto: Republika)
Romi. (Foto: Republika)

Puolitik.com – Ketum Partai Persatuan Pembangunan M Romahurmuziy mengatakan dirinya sedang berupaya membawa dai kondang Ustadz Abdul Shomad (UAS) ke” tengah.” Romy, sapaan akrabnya, lewat kadernya di Riau, Rusli Effendi yang juga penaihat tim kampanye Jokowi-Ma’ruf Amin dikabarkan melobi UAS.

Seperti dikutip Puolitik.com dari laman Tempo.co pada Senin (4/3/2019), setidaknya jika tak dukung Paslon 01, Rommy meminta UAS tidak menunjukkan keberpihakannya kepada Prabowo Subianto di Pilpres 17 April 2019 mendatang.

Read More

Saat dikonfirmasi Tempo.co, namun Rommy tidak menjawab lugas ketika ditanya ihwal keberpihakan UAS dalam pemilihan presiden 2019, usai lobi-lobi politik dilakukan.

“Kalau itu, pastinya silakan ditanyakan ke UAS saja,”kata Rommy.

Saat dihubungi Tempo.co, UAS sendiri tidak menjawab saat dimintai klarifikasi.

Dalam sebuah video singkat, UAS menyebut dirinya tidak akan berceramah untuk acara yang mengundang Capres dan Cawapres, hal itu dilakukan untuk menjaga netralitas.

Untuk diketahui, UAS dan Aa Gym adalah daftar tokoh agama yang imbauannya paling didengar oleh pemilih menurut survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA.

“Elektoral yang tercatat mendengarkan ujaran-ujaran Abdul Somad mencapai 30,2 persen,” kata Peneliti LSI Denny JA, Ikrama M, dalam konferensi pers bertajuk Ulama dan Elektoralnya pada 14 Oktober 2018 lalu.

Dalam survei itu, suara masyarakat yang mengikuti imbauan UAS mengungguli empat ulama lain, yakni Arifin Ilham, Yusuf Mansur, Abdullah Gymnastiar, dan Habib Rizieq Shihab.

Setelah diketahui sempat diajukan dalam bursa Cawapres versi ijtima ulama, UAS dipersepsikan lekat dengan Prabowo. Namun, dia menolak secara halus ketika diusulkan menjadi cawapres.

“Biarlah saya jadi suluh di tengah kelam, setetes embun di tengah sahara. Tak sungkan berbisik ke Habib Salim, tak segan bersalam ke Jenderal Prabowo,” kata dia melalui akun facebook-nya pada Juli 2018 lalu.