Kerjasama dengan TNI AL, Pemprov Jatim Gelontorkan Rp10 M Renovasi 867 RTLH

Puolitik.com – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa membuka karya bakti TNI Angkatan Laut yang digelar di Kabupaten Lamongan pada Rabu (21/8/2019).

Dalam karya bakti tersebut, Pemprov Jatim bekerja sama dengan pangkalan utama TNI AL akan merenovasi 867 rumah tidak layak huni (RTLH) di seluruh Jatim.

“Pemprov Jawa Timur menganggarkan 10 Miliar untuk merenovasi 867 rumah tidak layak huni di sejumlah kawasan Pesisir Jawa Timur. Program ini bekerjasama dengan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal V). Lewat program ini, saya berharap kesejahteraan masyarakat khususnya pesisir semakin meningkat. Tidak hanya sekedar merenovasi supaya rumah itu layak huni tapi lebih penting dari itu menjadi rumah sehat sehingga angka prevalensi stunting di Jawa Timur turun,”kata Khofifah.

Lebih lanjut, Khofifah mengatakan an program perbaikan RTLH tersebut menjadi bagian dari penuntasan kekerdilan di Jawa Timur, karena persoalan itu tidak hanya masalah asupan gizi, namun juga soal hidup sehat.”RTLH menjadi bagian penting yang tidak hanya sekedar merenovasi supaya rumah itu layak huni, tapi lebih penting dari itu menjadi rumah sehat. Baiti jannati, rumahku surgaku,” katanya lagi.

Ia mengatakan, kriteria rumah yang layak mendapat bantuan, di antaranya berlantai tanah, dinding rumah dari bilik bambu, rumah belum memenuhi standar kesehatan, tanah milik sendiri dan tidak memiliki aset lain serta pemilik rumah berpenghasilan di bawah upah minimum regional (UMR).

“Selain Lamongan, daerah sasaran renovasi rumah antara lain Probolinggo, Pasuruan, Tuban, Bangkalan, Sampang, Pamekasan, Banyuwangi, Situbondo, Jember, Malang, Trenggalek, Tulungagung, Blitar dan Pacitan. Doakan dulur, semua ikhtiar berjalan sesuai rencana. Aamiin. Terimakasih kepada pak Danlatamal V yang sudah mengkordinasikan program  ini,”jelas dia.

Sebelumnya, dari total 867 rumah yang mendapat bantuan, 84 unit rumah di antaranya berada di Kabupaten Lamongan, sisanya untuk Kabupaten Probolinggo, Pasuruan, Tuban, Bangkalan, Sampang, Pamekasan, Banyuwangi, Situbondo, Jember, Malang, Trenggalek, Tulungagung, Blitar dan Pacitan.

Program ini merupakan kerja sama Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) V dengan Pemprov Jatim, dan merupakan bentuk sinergi dalam melayani masyarakat kurang mampu.