Dispendukcapil Pastikan Masyarakat tak Perlu Lagi Legalisir Dokumen Kependudukan

PACITAN – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Pacitan, kembali menyampaikan pengumuman terkait tidak perlunya melakukan legalisir terhadap dokumen kependudukan yang sudah terdapat barcode atau tanda tangan elektronik (TTE).

Hal tersebut seperti ditegaskan di dalam Permendagri Nomor 104 Tahun 2019. Kepala Dispendukcapil Pacitan, Supardianto, mengatakan, sebenarnya pihaknya sudah sejak lama menyampaikan ketentuan itu ke seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), lembaga atau kementrian vertikal yang ada di Pacitan, serta kecamatan dan pemerintah desa.

Bahwa legalisir tidak lagi diberlakukan terhadap dokumen kependudukan yang sudah terdapat TTE ataupun barcode. “Jadi bukan hanya KTP elektronik. Namun kartu keluarga (KK) dan akta kelahiran yang sudah ber- barcode maupun TTE,” kata Supardianto, Jumat (29/1).

Kendati begitu, lanjut dia, banyak masyarakat di pedesaan yang belum paham soal ketentuan tersebut. Tak sedikit mereka berbondong-bondong datang ke Dispendukcapil untuk meminta legalisir.

Tentu hal tersebut justru akan memberatkan masyarakat sendiri. Selain jauh juga biaya transportasi. “Kami imbau agar semua stakeholder di kecamatan maupun desa bisa kembali menyampaikan pengumuman ke masyarakat. Kasihan mereka, kalau harus jauh-jauh datang ke Dispendukcapil,” jelasnya.

Lantas bagaimana kalau ada masyarakat yang datang ke Dispendukcapil? Menurut mantan Kepala Satpol-PP ini, pihaknya tetap akan memberikan pelayanan. “Sebaiknya bagi yang sudah paham, tidak perlu datang kesini (Dispendukcapil). Sebab dokumen kependudukan yang sudah ber-barcode dan TTE, tak perlu lagi dilegalisir,” pungkasnya. (yun).